Kualitas Tidur Buruk? Ini Dampaknya bagi Tubuh Anda
Dalam era modern ini, banyak orang mengorbankan tidur demi pekerjaan atau hiburan. Namun tahukah Anda bahwa kualitas tidur yang buruk bisa berdampak serius bagi kesehatan tubuh Anda?
Apa yang Dimaksud dengan Kualitas Tidur?
Bukan hanya soal berapa lama Anda tidur, tapi juga seberapa dalam dan seberapa sering Anda terbangun selama tidur. Kualitas tidur mencakup:
-
Durasi tidur yang cukup
-
Tidur yang nyenyak tanpa gangguan
-
Siklus tidur yang utuh (NREM dan REM sleep)
Menurut Hirshkowitz et al. (2015) dalam Sleep Health, kualitas tidur yang baik lebih penting dibandingkan hanya kuantitas jam tidur.
Efek Kualitas Tidur Buruk pada Tubuh
-
Penurunan Imunitas
Research oleh Besedovsky et al. (2019) menemukan bahwa tidur yang buruk melemahkan respon imun tubuh, membuat seseorang lebih rentan terhadap infeksi. -
Peningkatan Berat Badan
Kualitas tidur buruk berhubungan dengan ketidakseimbangan hormon leptin dan ghrelin, yang mengatur rasa lapar. Orang yang tidur tidak nyenyak cenderung makan lebih banyak (Spiegel et al., 2015). -
Risiko Penyakit Jantung
Penelitian oleh Javaheri dan Redline (2017) dalam Circulation menemukan bahwa kurang tidur kronis meningkatkan tekanan darah, kadar gula darah, dan peradangan dalam tubuh — faktor utama risiko penyakit jantung.
Tanda-Tanda Kualitas Tidur Anda Buruk
-
Bangun tidur merasa lelah
-
Mudah mengantuk saat siang hari
-
Sulit berkonsentrasi
-
Mudah marah dan stres
Jika Anda mengalami beberapa tanda ini, kualitas tidur Anda mungkin bermasalah.
Tips Meningkatkan Kualitas Tidur
-
Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari
-
Jaga suhu kamar tetap sejuk dan nyaman
-
Batasi konsumsi kafein dan alkohol di malam hari
-
Lakukan aktivitas fisik secara rutin
Referensi:
-
Hirshkowitz, M., et al. (2015). National Sleep Foundation’s sleep time duration recommendations. Sleep Health, 1(1), 40–43. https://doi.org/10.1016/j.sleh.2014.12.010
-
Besedovsky, L., Lange, T., & Born, J. (2019). Sleep and immune function. Pflugers Archiv - European Journal of Physiology, 471(3), 499–512. https://doi.org/10.1007/s00424-018-2233-1
-
Spiegel, K., Tasali, E., Leproult, R., & Van Cauter, E. (2015). Effects of poor and short sleep on glucose metabolism and obesity risk. Nature Reviews Endocrinology, 11(5), 289–298. https://doi.org/10.1038/nrendo.2015.35
-
Javaheri, S., & Redline, S. (2017). Insomnia and risk of cardiovascular disease. Circulation, 135(21), 1904–1916. https://doi.org/10.1161/CIRCULATIONAHA.116.024500